Memahami Duplikat Konten Dalam Seo
Jumat, 14 Mei 2010
Tambah Komentar
Apa itu Duplikat Konten ?
# Bagaimana kalau konten sebuah blog situs A sama dengan konten yang ada di situs B apakah sanggup disebut sebagai duplikat konten ?,
Ya, meskipun alamat situs atau blognya berbeda, ini juga sanggup disebut sebagai duplikat konten, hal ini mungkin sulit untuk di telusuri dan diperbaiki, ini terjadi alasannya yaitu adanya copy paste secara utuh tanpa adanya modifikasi oleh pihak si peniru.
# Bagaimana kalau ada 2 atau lebih konten sebuah blog mempunyai title dan deskripsinya yang berbeda satu sama lain tetapi kontennya persis sama, apakah sanggup disebut sebagai duplikat konten ?
Ya, ini juga sanggup disebut sebagai duplikat konten, ini sanggup terjadi alasannya yaitu ada kekeliruan dalam pembuatan artikel atau si pembuat merasa malas untuk menciptakan isi artikel yang berbeda, sehingga hanya merubah title dan judulnya saja sedangkan kontennya dibiarkan sama, hal ini lebih baik dihindari
#Bagaimana kalau dalam sebuah blog ada dua konten atau lebih yang mempunyai titel sama tetapi deskripsinya berbeda atau sebaliknya apakah ini sanggup disebut sebagai duplikat konten?
Untuk perkara ini terus terperinci aku belum mengetahui secara pasti, apakah ini termasuk duplikat konten atau bukan, tetapi berdasarkan saran aku lebih baik hal menyerupai ini sanggup dihindari, dengan menciptakan judul dan isi konten yang berbeda satu sama lain juga adanya relevansi antara judul dan isi yang berkualitas itu akan lebih baik.
Duplikat konten yaitu dua atau lebih konten halaman web yang mempunyai title dan deskripsi yang sama dalam sebuah blog atau situs, dalam upaya untuk mengoptimalkan SEO duplikat konten wajib dihindari, alasannya yaitu mesin pencari terutama Google dengan algoritma robotnya pada ketika ini dan mesin pencari lainya sangat membenci yang namanya duplikat konten, alasannya yaitu mesin pencari sulit memilih mana yang harus di jadikan teladan untuk dindex, dari pengertian diatas kadang muncul beberapa pertanyaan menyerupai ini:
# Bagaimana kalau konten sebuah blog situs A sama dengan konten yang ada di situs B apakah sanggup disebut sebagai duplikat konten ?,
Ya, meskipun alamat situs atau blognya berbeda, ini juga sanggup disebut sebagai duplikat konten, hal ini mungkin sulit untuk di telusuri dan diperbaiki, ini terjadi alasannya yaitu adanya copy paste secara utuh tanpa adanya modifikasi oleh pihak si peniru.
# Bagaimana kalau ada 2 atau lebih konten sebuah blog mempunyai title dan deskripsinya yang berbeda satu sama lain tetapi kontennya persis sama, apakah sanggup disebut sebagai duplikat konten ?
Ya, ini juga sanggup disebut sebagai duplikat konten, ini sanggup terjadi alasannya yaitu ada kekeliruan dalam pembuatan artikel atau si pembuat merasa malas untuk menciptakan isi artikel yang berbeda, sehingga hanya merubah title dan judulnya saja sedangkan kontennya dibiarkan sama, hal ini lebih baik dihindari
#Bagaimana kalau dalam sebuah blog ada dua konten atau lebih yang mempunyai titel sama tetapi deskripsinya berbeda atau sebaliknya apakah ini sanggup disebut sebagai duplikat konten?
Untuk perkara ini terus terperinci aku belum mengetahui secara pasti, apakah ini termasuk duplikat konten atau bukan, tetapi berdasarkan saran aku lebih baik hal menyerupai ini sanggup dihindari, dengan menciptakan judul dan isi konten yang berbeda satu sama lain juga adanya relevansi antara judul dan isi yang berkualitas itu akan lebih baik.
Kenapa sanggup terjadi duplikat konten ?
Duplikat konten yang terjadi duluar kontrol biasanya muncul alasannya yaitu adanya dua alamat url atau lebih dalam sebuah blog yang mengacu pada konten yang sama, misalnya dalam paginasi, komentar blog dan arsip blog, untuk menilik apakah dua buah konten duplikat atau tidak, sanggup diketahui dengan membaca kontennya, kalau dua konten atau lebih mempunyai isi yang sama,itu bisa disebut duplikat konten(ini untuk perkara kesamaan isi konten), atau membuka source instruksi dari konten-konten yang bersangkutan lalu cari apakah mempunyai title dan deskripsi yang sama atau tidak, kalau ya, maka sanggup dipastikan kedua konten tersebut duplikat.
Contoh duplikat konten
Berikut diuraikan beberapa contoh duplikat konten:
1. Penggunakan alamat situs dengan www. atau tanpa www, missal http://www.contoh.com dan http://contoh.com, kalau kedua alamat tersebut mengacu pada konten yang sama (“ konten yang mempunyai title dan deskripsi yang sama”), maka sanggup dipastikan perkara diatas yaitu duplikat konten,
2. Paginasi halaman, misal << [1] [2] [3] >>
[1] alamat url: https://news-warepay.blogspot.com/daftar-posting-tahun-ini.html
[2] alamat url: https://news-warepay.blogspot.com/daftar-posting-tahun-ini.html?page=2&list=10
[3] alamat url: https://news-warepay.blogspot.com/daftar-posting-tahun-ini.html?page=3&list=10
Meskipun penulisan alamat URL-nya berbeda satu sama lain, tetapi kebanyakan untuk perkara paginasi tersebut, ke tiga alamat url diatas mengacu kepada konten yang sama (“ konten yang mempunyai title dan deskripsi yang sama”) baik untuk page[1], [2] maupun page [3] , ini sanggup dipastikan bahwa perkara diatas yaitu duplikat konten. sama halnya dengan perkara alamat-alamat url pada komentar blog atau arsip blog.
Bagaimana cara menghindari duplikat konten
Salah satu cara untuk menghindari duplikat konten adalah, usahakan ketika menciptakan sebuah artikel atau mengatur konten sebuah situs jangan hingga mempunyai title dan deskripsi yang sama, untuk perkara ini mungkin sanggup dihindari yaitu dengan cara lebih hati-hati ketika menciptakan sebuah konten.
menambahkan
<link href=”http://www.alamat orisinil yang dijadikan acuan” rel=”canonical”/>
contoh perkara paginasi diatas, kita harus memilih dari ketiga alamat diatas alamat mana yang dijadikan teladan dari ketiganya, Alamat yang dijadiakan teladan yaitu https://news-warepay.blogspot.com/daftar-posting-tahun-ini.html maka untuk menghindari duplikat konten, kita harus tambahkan pada tiap-tiap halaman yang dipanggil oleh alamat url diatas link teladan aslinya atau link canonical menyerupai dibawah ini:
<link href=”https://news-warepay.blogspot.com/daftar-posting-tahun-ini.html” rel=”canonical”/> jangan lupa untuk menambahkan rel=”canonical”.
perintah diatas di masukan didalam blok <head>…</head>
Belum ada Komentar untuk "Memahami Duplikat Konten Dalam Seo"
Posting Komentar